JAKARTA – Trio Lestari akhirnya punya album perdana berjudul Wangi. Menurut trio yang terdiri atas Glenn Fredly, Tompi, dan Sandhy Sondoro itu, album yang digodok selama dua tahun tersebut merupakan gambaran Bhinneka Tunggal Ika.
Ucapan mereka bisa jadi benar. Ketiganya mewakili daerah yang berbeda. Tompi memiliki darah NAD serta Sandhy berdarah Jawa, Makassar, Minang, dan Palembang. Sementara itu, meski lahir di Jakarta, Glenn memiliki darah Maluku. ’’Ibaratnya, kita di album ini berbeda-beda, tetapi tetap satu. Kita mengutamakan duduk sama rendah, tapi berdiri beda tinggi. Haha...,’’ canda Glenn, menyindir Tompi yang berpostur paling pendek dalam Trio Lestari.
Tompi menambahkan, dengan dirilisnya album perdana yang berisi 12 lagu tersebut, dirinya ingin Trio Lestari tidak hanya dikenal sebagai grup musik yang biasa-biasa saja. Penyanyi yang juga dokter itu ingin Trio Lestari mampu menjadi pengingat bagi pemerintah, seperti Slank atau Iwan Fals.
Sementara itu, Glenn menyatakan, hal tersebut sudah dibuktikan lewat laguLa La Song pada album itu. Lagu yang diciptakan berdua dengan Tompi tersebut menggambarkan karut-marut hukum dan politik di negeri ini. ’’Kita pernah menyatakan pro-Jokowi. Tapi, melihat keadaan sekarang, kita ingin menjadi grup yang peka sama keadaan. Tapi, kita mengkritik dengan cara kita, yakni melalui musik pop,” terang Glenn di kawasan Tugu Tani, Selasa (17/2).
Di belantika musik Indonesia, tiga musisi itu sebetulnya punya magnet yang kuat. Dengan nama Trio Lestari, mereka sudah menancapkan kukunya. Mereka lebih banyak tampil secara live. ’’Kita nggak cari tenar dengan pasang target berapa kali orbitkan album,” kata Sandhy. ”Tujuan kita bermusik supaya ada perubahan. Bukan gaya-gayaan, apalagi pengin eksis,” tegasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar